Di Puasa Junub Waktu
An-nawawi rahimahullah mengatakan, “para ulama pada negeri ini bersepakat bahwa puasa seorang yang junub tetap sah, baik itu junub lantaran jima’ juga lantaran mimpi basah. adapun apabila darah haid dan darah nifas berhenti dalam malam hari kemudian fajar terbit sebelum si perempuan mandi suci maka puasanya tetap sah dan beliau wajib berpuasa sehari. “rasulullah pada saat subuh pada keadaan junub setelah bersetubuh, bukan lantaran di puasa junub waktu mimpi, beliau tidak membatalkan puasanya dan tidak meng-qadha’nya. menurut informasi syekh hasan sulaiman an-nuri dan syekh alawi abbas al-maliki dalam kitab ibanatul ahkam, dari hadits tersebut bisa disimpulkan bahwa orang yg sedang junub boleh menahan mandi. Jika memang harus mandi junub dan interaksi intim terjadi di malam hari, maka boleh tidur dan mandinya ditunda hingga mendekati waktu shalat. namun disunnahkan berwudhu sebelum tidur, bahkan sangat disunnahkan. Kajian via zoom pembahasan ini diambil menurut buku mukhtashor ahaa...